Apa
kabar HP kesayangan? Hari ini, tepat 20 hari kau diopname. Bagaimana kabarmu di
Jakarta sana?. Bahkan aku tak tau sampai saat ini gerangan apa yang menimpa
dirimu hingga harus dirawat kurang lebih 2 bulan. Disini pemilikmu sedang
berusaha sabar menanti, menanti sampai kau kembali. Baru 2 minggu kita bersama,
bahkan aku adalah tangan pertama yang berinteraksi denganmu. Kau tidak pernah
jatuh, selama 2 minggu bersamaku kau aku rawat sedemikian rupa. Dan kau tau
bagaimana aku memperlakukanmu. Entah apa yang membuatmu tiba-tiba mengalami disfungsi.
Entah apa yang membuatmu enggan untuk bersuara. Aku meridukanmu,yaaa aku
merindukanmu. Sebenarnya aku tidak apa-apa menunggu, asal aku tau apa yang aku
tunggu. Tapi dalam perjalanan menunggu itu, terkadang tersirat rasa bosan yang
tiba-tiba menggerayangi, rasa jengkel yang datang tanpa harus di contact terlebih dahulu. Dan aku tidak
munafik terhadap rasa itu. Aku harap kau disana baik-baik saja. 40 hari lagi
kita akan bertemu, tapi kuharap pertemuan kita tidak akan selama itu. Aku
bosan, no wa, no line, no path, no bbm. Hufffft, dan disinilah kesabaranku
diuji, tanpamu. Yaaaa.... tanpamuPages
Tentang cita, cinta, dan persahabatan
Rabu, 13 November 2013
HPku sayang, HPku malang
Apa
kabar HP kesayangan? Hari ini, tepat 20 hari kau diopname. Bagaimana kabarmu di
Jakarta sana?. Bahkan aku tak tau sampai saat ini gerangan apa yang menimpa
dirimu hingga harus dirawat kurang lebih 2 bulan. Disini pemilikmu sedang
berusaha sabar menanti, menanti sampai kau kembali. Baru 2 minggu kita bersama,
bahkan aku adalah tangan pertama yang berinteraksi denganmu. Kau tidak pernah
jatuh, selama 2 minggu bersamaku kau aku rawat sedemikian rupa. Dan kau tau
bagaimana aku memperlakukanmu. Entah apa yang membuatmu tiba-tiba mengalami disfungsi.
Entah apa yang membuatmu enggan untuk bersuara. Aku meridukanmu,yaaa aku
merindukanmu. Sebenarnya aku tidak apa-apa menunggu, asal aku tau apa yang aku
tunggu. Tapi dalam perjalanan menunggu itu, terkadang tersirat rasa bosan yang
tiba-tiba menggerayangi, rasa jengkel yang datang tanpa harus di contact terlebih dahulu. Dan aku tidak
munafik terhadap rasa itu. Aku harap kau disana baik-baik saja. 40 hari lagi
kita akan bertemu, tapi kuharap pertemuan kita tidak akan selama itu. Aku
bosan, no wa, no line, no path, no bbm. Hufffft, dan disinilah kesabaranku
diuji, tanpamu. Yaaaa.... tanpamu
Diposting oleh
sakinah ulfiyanti
di
19.50
3
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Sabtu, 02 November 2013
Jadi, Kapan?
Bagaimana kabar tingkat
akhir? Sudah ada progress buat penelitian? Mulai mendidihkah?, ato masih stay cool?. Sebenarnya merasa tertohok
saat ditanya tentang itu. Entah kenapa seakan-akan menutup mata untuk sebuah
nama yang sering sering dipanggil “skripsi”. Aaaaaghh, tiba-tiba mood berubah kalau inget tentang
penelitian. Sebenarnya judul sudah ada, sudah di ACC pula. Trus masalahnya
dimana??. Dan aku jawab dengan tegas, ini masalah MENTAL.
Tak
tau kenapa, tiba-tiba aku ciut, selalu merasa tidak siap untuk mengerjakan
semuanya. Proposal sudah dibuat, lalu apalagi??. Apa karena harus banting
tulang mencari dana hanya untuk sebuah gelar S.Gz?. Dana yang rupanya cukup
membuatku menelan ludah ketika membuat proposal. Siapa suruh jadi orang
idealis? Siapah suruh jadi orang yang selalu pengen perfect disetiap melakukan suatu hal (apalagi kalau masalah riset).
Tiap mau cerita sama orang tua masalah dana, selalu gak tega, kalo bapak si
bilangnya “yaudah gak papa, asal kamu seneng ngejalaninya”. Tapi ya gak gitu
juga, aku hanya tidak ingin memakai “penghasilan” orang tua untuk penelitianku.
Yaah.. semoga saja dana yang aku ajukan saat ini diterima (amiiiin). Seandainya
didanai, emang udah siap penelitian?. Jujur aku bingung mencari referensi
tentang tata cara fortifikasi vitamin D. Setelah nanya2 ke kakak kelas dan
mengubek2 skripsi anak gizi, belum ada penelitian tentang itu. Usut punya usut
ternyata penelitian tentang fortifikasi vitamin D emang lagi booming sekarang ini. Nanya dosen
pembimbing, eh malah disuruh cari referensi di jurnal2 terbaru saat ini. Yaa
ampuun, jujur ya, ngerjain proposalnya aja sampe mumet banget cari
referensinya. Untungnya selesai juga :D
Lalu
kenapa harus vitamin D? Bukankah vitamin D itu bisa didapat dari sinar
matahari. Berjemur aja dipagi hari, simple
bukan?udah dapet deh vitamin D. Ternyata, tidak se simple itu. Menurut penelitian, prevalensi defisiensi vitamin D pada wanita berusia 18-40
tahun di Jakarta sebesar 63% . Temuan ini menunjukkan bahwa letak lintang suatu
negara yang terkena paparan sinar matahari tidak menjamin di negara tersebut
tidak terjadi defisiensi vitamin D. Dan topik inilah yang membuatku interest banget. Tapi entah kenapa,
sekarang malah jadi slow motion gitu.
Bingung mau trial error kapan buat
produknya. Bukankah tinggal dikerjain aja?apa susahnya?. Ah, ternyata tidak se simple itu, jujur tidak se simple itu. Aku seakan-akan menjadi
seorang pengecut pada penelitianku sendiri, menjadi sok hectic dan seakan-akan mencari-cari alasan buat gak ngerjain.
Ayoolah ulfi, sejak kapan jadi cupu gini?sejak kapan menjadi pengecut?bahkan
kamu sudah cukup tangguh selama 3 tahun terakhir ini. Bukankah peneliti itu
boleh salah?bukankah salah itu bisa diperbaiki? Dan gagal itu bisa dicoba
lagi?. Kalau kamu berhasi dengan penelitian ini, maka kamu akan menjadi orang
pertama (untuk tingkat mahasiswa) di departemen tercintamu yang meneliti
tentang ini. Jadi? bisa dimulai Desember kan? Siap yaa!!!Bismillah, setidaknya trial and error produk dulu.
Diposting oleh
sakinah ulfiyanti
di
18.43
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Jumat, 01 November 2013
Tentang K-I-T-A
Sudah lama rasanya tak bercuap-cuap di tempat kesayangan ini. Bukan
karena tidak punya topik, tapi karena tak sempat. Katakanlah seperti itu (excuse
banget yeee). Baiklah, kali aku akan bercuap-cuap tentang “TEAM”. Yaaa... team
yang solid dan team yang super kece. Kalau kata salah satu temen “ bukan kita yang memilih, tapi Allah yang
memilih”. Aku tak pernah menyangka akan dipersatukan dengan mereka,
merasakan suka duka bersama mereka. Oh iya lupa, sebelumnya aku ingin
memperkenalkan tentang mereka, tentang rasa “apresiasi” yang tidak pernah
sempat aku ungkapkan pada mereka. Bukan karena apa, hanya saja takut dibilang
menye-menye. Dan taraaaa, kenalin ni personil Geng kero-kero (si ucrut faisal,
pikolo arik, dan sikembar lailu dan taitu).
Sebenarnya, kali ini aku ingin bercerita tentang pahit getirnya berjuang
selama PKM (Pekan Kreativitas mahasiswa). Mungkin cerita ini sudah agak “basi”.
Tapi apalah daya, baru bisa bercuap-cuap sekarang. Waktu itu, tepat tanggal 28
Agustus 2013, pengumuman yang ditunggu-tunggu datang juga. Pengumuman yang
mengantarkan kami ke Lombok, pengumuman yang mengantarkan kami merasakan makna
perjuangan. Pengumuman yang membuat semangat kami sampai saat ini tak pernah
pudar. Dan pengumuman yang memberikan kami pelajaran yang begitu berharga.
Disini aku hanya ingin menggarisbawahi,
bahwa PKM itu bukan tentang keberuntungan, tapi tentang kerja keras dan kerja
cerdas. Dan kami sudah membuktikan itu!!.
Tepat tanggal 9-13 September 2013, kami (berlima) mengenakan almamater
tercinta. Institut Pertanian Bogor di Pekan Ilmiah Mahasiswa Indonesia ke 26. Seseorang
pernah berkata, “kamu akan merasakan
betapa cintanya pada almamatermu, saat kau mengenakannya di luar sana”. Dan
itu benar adanya, aku sudah beberapa kali berkompetesi dengan universitas2
ternama Indonesia, tapi tidak pernah merasakan feel yang seperti kemarin. Baru
kali ini ikutan kompetesi yang cuma bawa fisik, mental, dan pasti bawa koper.
Hahahahaha. Dan karena itulah, pundak ini rasanya begitu berat, membawa nama
IPB. Sebuah institusi yang dikenal sebagai “kampus riset”. Perang jargon dengan
universitas2 seluruh Indonesia, bawa bendera universitas kebanggaan
masing-masing. Mengumandangkan hymne IPB (baru kerasa banget jadi anak IPB). Yaah
seperti itulah. PIMNAS, the real
competition (subjektivitas aku)
Saat presentasi pun tiba, kami
presentasi di hari pertama. Taukah apa yang terjadi saat aku selesai
presentasi? Semua orang tepuk tangan, jurinyapun terlihat begitu interest
dengan penampilan kami. Bahkan saat sudah kembali ketempat duduk, kami
mendapatkan ucapan selamat dari teman2 ITS dan UDAYANA. Entah itu apa
maksudnya, yang pasti saat itu kami sudah merasa lega. 1 tugas terselesaikan.
Dan jujur kami berlima sangat amat PD bakal menyumbangkan emas untuk IPB (ini dari
melihat seluruh finalis yang presentasi di ruangan kami, hampir dari mereka
tidak ada yang menarik) kecuali ITS dan UGM. Dan disinilah Allah menunjjukkan
kuasanya, saat malam pengumuman kami berlima ternyata gagal. Bukal gagal, lebih
tepatnya tertunda. Dan yang lebih menyakitkan lagi, yang mendapatkan emas, perak,
dan perunggu itu bukan anak ITS atau UGM yang menurut kami sudah kece badai.
Tapi dari universitas lain, yang menurut kami biasa aja (kali ini aku tidak mau
menyebutkan universitasnya). Kami, lebih tepatnya aku, akan sangat rela
seandainya yang mendapatkan medali itu adalah yang berbobot cara presentasinya.
Tapi apalah daya, ternyata penilaian itu 60% presentasi, dan 40% dari proposal.
Sebenarnya bukan bermaksud sombong, tapi mungkin ini pembelajaran dari Allah
untuk tidak “takabbur” dahulu sebelum pengumuman. Dari sini, Allah
mengajarkan tentang bagaimana bersikap rendah hati, bagaimana rasanya berjuang
sampe bolos2 kuliah dan praktikum, bagaimana rasanya nangis gara2 bertengkar
antar anggota kelompok, dan bagaimana rasanya hujan-hujanan malam hari (taulah
ya, bogor terkenal dengan kota hujan & petir). Trus hubungannya apa?. Hahahaha,
pokoknya intinya itulah, nikmatnya
sebuah perjuangan bersama kalian, bersama orang-orang tangguh. Dan bersama
orang-orang yang punya mimpi besar. Semaleman tuh nangis, sumpah gak pernah
merasa se ngedown itu. Tapi tak apa,
ini pembelajaran buat kita. “Jika salah
perbaiki, jika gagal coba lagi, tapi
jika kamu menyerah, maka semuanya selesai (someone said)”. Masih ada
kesempatan 1x lagi (buat yang angkatan 2010). SEMANGAT!!!, well come back the real competetion, PIMNAS 27 and get gold. Kali
ini tidak akan aku sia-siakan lagi Jayalah IPB kita!!!
Diposting oleh
sakinah ulfiyanti
di
00.23
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Welcome to my blog ^^
its all good, it should be...
Mengenai Saya
- sakinah ulfiyanti
- Nutritionist | In the name of Allah, the Most Gracious & Most Merciful
Blog Archive
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.